30 Hari Tidak Tidur,Inilah Ekperimen Paling "Gila" Dilakukan Saintis Rusia. Akibatnya Mereka Telah...

30 Hari Tidak Tidur,Inilah Ekperimen Paling “Gila” Dilakukan Saintis Rusia. Akibatnya Mereka Telah…

Memiliki tidur yang cukup amat diperlukan oleh semua makhluk. Tidur sangat penting untuk merehatkan badan kita setelah seharian penat berkerja. Pernahkah anda berjaga selama 36 jam tanpa tidur?

Jika iya, apakah yang anda rasakan? Bagaimana pula jika anda bertahan untuk tidak tidur selama 30 hari?

Namun, inilah eksperimen paling gila yang dilakukan oleh para saintis Russia. Mereka menggunakan 5 orang lelaki yang dikatakan merupakan pembelot negara itu. Matlamat eksperimen ini adalah untuk melihat keadaan manusia jika tidak tidur selama sebulan.

Inilah kegilaan sains! Mereka dipakaikan topeng gas dan disuntik ubat perangsang selama 30 hari berturut-turut.

Eksperimen ini dijalankan disebuah bilik tertutup. Mereka dibekalkan beberapa keperluan asas untuk jangka masa sebulan.

Berikut merupakan perkembangan mengikut hari yang berjaya direkodkan :
 
30 Hari Tidak Tidur,Inilah Ekperimen Paling
 
Hari pertama hingga ketiga:

1: Eksperimen berjalan dengan baik.

2: ‘Reward’ kebebasan akan diberikan jika mereka berjaya kekal berjaga selama 30 hari.

3: Semua keadaan direkodkan termasuk emosi dan perbualan.

Hari keempat

30 Hari Tidak Tidur,Inilah Ekperimen Paling

1: Keadaan menjadi sunyi. Perbualan antara tahanan berkurangan.

Hari ke-lima hingga ke-sembilan

1: Tahanan paranoid.

2: Stress menyelubungi. Mereka berbisik menyatakan mereka hanya ditipu.

Hari ke-sepuluh hingga ke-tiga belas

30 Hari Tidak Tidur,Inilah Ekperimen Paling

1: Jeritan mula kedengaran.

2: Tahanan berlari ke sana sini selama tiga jam sambil berteriak.

Hari ke-empat belas

1: Jeritan berkurangan. Suara para tahanan menjadi lemah.

2: Pita suara mula terkoyak apabila diperiksa doktor.

3: Tahanan tidak lagi ingin dibebaskan apabila tawaran dibebaskan sekali lagi dinyatakan melalui interkom.

Hari ke-lima belas

30 Hari Tidak Tidur,Inilah Ekperimen Paling

1; Gas perangsang dimatikan. Udara segar dimasukkan semula ke bilik tahanan.

2: Para tahanan memohon agar gas perangsang dihidupkan semula.

3: Makanan tidak terusik namun daging bahagian dada, peha mereka mula terkupas.

4: Para tahanan akhirnya ditembak mati apabila mula menunjukkan keganasan semasa para tentera ingin membawa mereka keluar.

Kesimpulan yang boleh dibuat adalah manusia tidak dapat bertahan untuk tidak tidur selama 30 hari kerana mental terkoyak, fizikal penat dan otak tak dapt berfikir secara waras. Hargai tidur anda.

Beberapa sumber menyebutkan, kekurangan tidur boleh  menjadi penyebab kematian mengejut. Jadi, masalah tidak tidur di malam hari atau kurang tidur ini merupakan masalah yang serius dan tidak boleh diabaikan begitu saja. Kurang tidur biasanya dapat dikenalpasti dengan seringnya menguap dan intensitas menguap yang bertambah. Selain itu, ada lingkaran hitam di sekitar mata yang sering kita kenali dengan istilah mata panda. Untuk itu, sangat penting bagi kita untuk memperhatikan pola tidur agar tubuh tetap fit dan kualitas hidup pun terjaga.

Bahaya yang paling terlihat jika seseorang mengalami kekurangan tidur adalah biasanya ia akan cepat marah dan emosinya tidak stabil. Itu hanya salah satu bentuk bahaya dari kekurangan tidur yang masih dalam taraf wajar, lalu apa saja bahaya tidak tidur di malam hari yang dapat dialami :

1. Menyebabkan otak menjadi lebih bodoh

Mungkin terdengar agak aneh, tetapi bahaya kurang tidur yang satu ini sangat nyata. Tidur sendiri memiliki peranan yang sangat penting dalam kegiatan berpikir dan belajar. Kurang tidur akan mengganggu dua kemampuan manusia yang satu ini. Mengantuk mengganggu konsentrasi, merusak fokus kita, mengganggu kesadaran dan pemecahan masalah yang biasanya kita kuasai. Hal tersebut menjadikan proses belajar menjadi lebih sulit.

Kedua, tidur di malam hari bisa membantu memulihkan kembali memori-memori di dalam otak kita. Jika kita kekurangan tidur maka biasanya kita akan kesulitan untuk mengingat hal-hal yang sudah kita alami pada siang harinya. Nah kondisi saat tidur yang berbahaya lainnya juga boleh diakibatkan dengan :

bahaya meletakkan HP di bawah bantal saat tidur
bahaya lampu menyala saat tidur

2. Mengantuk boleh menjadi penyebab kecelakaan

Kekurangan tidur boleh menjadi sebuah gangguan yang boleh kita temui di jalan. Mengantuk boleh memperlambat reaksi seseorang terhadap sesuatu dan bahkan sama lambatnya dengan saat seorang mabuk. Bahkan di Amerika saja terjadi hampir 100 ribu kecelakaan yang diakibatkan oleh kelelahan akibat kurang tidur dan 1.550 di antaranya bahkan berujung kematian.

3. Menyebabkan gangguan kesehatan yang serius

Gangguan tidur, sering tidak tidur di malam hari, atau kurang tidur boleh meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, seperti:

Penyakit jantung
Serangan jantung
Gagal jantung
Detak jantung tidak teratur
Tekanan darah tinggi
Stroke, dan
diabetes

4. Menyebabkan hilangnya gairah seks

Para ahli mengatakan jika lelaki mahupun wanita yang sulit tidur, jarang tidur atau mereka yang tergolong mengidap insomnia memiliki tingkat libido yang sangat rendah. Bahaya akibat tidur larut malam bahkan tidak tidur, cenderung mengurangi gairah seks. Ini diakibatkan kurangnya energi, rasa ngantuk dan ketidakstabilan emosi yang bisa dialami oleh orang-orang yang kekurangan tidur.

5. Menyebabkan tekanan

Dari waktu ke waktu, banyak penelitian menemukan jika kurang tidur sangat erat kaitannya dengan penyebab tekanan. Bahkan susah tidur dan kurang tidur menjadi salah satu gejala jika seseorang mengalami depresi. Pada tahun 2005, di Amerika ditemukan bahawa orang-orang yang dikenalpasti mengidap tekanan memiliki kecenderungan kekurangan tidur bahkan hanya tidur kurang dari enam jam setiap malamnya.

Salah satu gangguan tidur yang paling umum adalah insomnia, yang memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan gejala tekanan. Pada tahun 2007, sekitar 10 ribu orang yang menderita insomnia terbukti mengalami tekanan yang mulai dengan level yang masih rendah hingga yang paling tinggi.

6. Menjadi penyebab terjadinya penuaan

Hampir semua orang pernah mengalami mata panda akibat berjaga pada malam hari. Ketika kekurangan tidur tersebut terjadi secara terus menerus, maka kesannya boleh menjadi lebih nyata yakni dapat berupa munculnya garis-garis halus di wajah, hingga lingkaran gelap di sekitar mata yang sulit untuk dihilangkan. Jika seseorang kekurangan tidur, tubuh akan melepaskan lebih banyak kortisol yang tidak lain merupakan hormon stress.

Dalam jumlah yang berlebihan, kortisol ini boleh menyerang kolagen kulit yang merupakan protein kulit yang bermanfaat untuk menjaga keelastisan serta kehalusan kulit.

7. Membuat otak kehilangan kemampuan berfikir

Bahaya tidak tidur di malam hari sangat erat kaitannya dengan kurangnya daya fokus hingga kemampuan berfikir dan cara kita menilai sesuatu. Orang yang kurang berfikir akan cenderung lebih tidak bijaksana dalam mengambil keputusan bahkan boleh menilai segala sesuatunya dengan salah.

8. Menyebabkan seseorang menjadi pelupa

Sering lupa sesuatu? Memperbanyak tidur boleh menjadi solusi yang ampuh untuk mengembalikan memori-memori yang hilang. Otak kita memiliki proses alami yang boleh mengembalikan dan menggabungkan memori-memori yang sudah dialami di hari sebelumnya. Dan, hal tersebut hanya boleh terjadi saat kita sedang tidur.

9. Mempengaruhi kegemukan

Kurang tidur dipercaya memiliki hubungan yang sangat erat dengan rasa lapar dan nafsu makan serta kemungkinan untuk mengalami kegemukan. Menurut penelitian yang dilakukan pada tahun 2004, mereka yang tidur kurang dari enam jam cenderung menjadi lebih gemuk bahkan mengalami kegemukan dibandingkan mereka yang tidur cukup yakni tidur dengan tempoh tujuh hingga sembilan jam.

10. Meningkatkan risiko meninggal secara mendadak

Pada tahun 2007, para peneliti dari Inggris menemukan, para pekerja mengurangi durasi tidur mereka dari tujuh jam menjadi lima jam. Kondisi ini membuat mereka lebih cepat meninggal dunia dengan berbagai sebab dibandingkan mereka yang cukup tidur. Bahkan lebih spesifik lagi, kurang tidur meningkatkan dua kali lipat terserang terserang gejala penyakit jantung.

11. Merosak sistem saraf pusat

Sistem saraf pusat merupakan tempat penyimpanan segala informasi. Tidur merupakan salah satu cara yang membuat sistem saraf pusat tetap berfungsi dengan benar. Selama tidur, otak akan mengistirahatkan saraf yang biasanya sibuk di siang hari dan membentuk sel-sel baru yang menjadikan anda siap untuk menghadapi esok hari dari segala aktivitas yang menunggu. Selama tidur pula, tubuh memproduksi makanan yang mengandung protein yang berguna untuk memperbaiki sel-sel yang rosak termasuk sel di otak. Bayangkan jika anda tidak tidur!

12. Menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun

Saat anda tidur, sistem kekebalan tubuh anda memproduksi sitoksin serta membentuk antibodi dan juga sel yang bisa melawan infeksi. Sitoksin dan antibodi berguna untuk melawan radikal-radikal bebas, bakteri dan juga virus. Sitoksin ini juga merupakan zat yang bisa membuat anda tidur dan memberikan waktu bagi sistem kekebalan tubuh untuk lebih kuat lagi dalam melawan berbagai serangan penyakit.

Kondisi sistem kekebalan tubuh yang menurun bisa juga karena kekurangan :

makanan yang mengandung vitamin A
fungsi kolagen bagi tubuh
makanan yang mengandung asam folat

Sedangkan pada kondisi seseorang yang kekurangan tidur, sistem kekebalan tubuh tidak diberi kesempatan untuk berkembang. Hal tersebut menjadikan sistem kekebalan tubuh menjadi lemah dan menyebabkan tubuh lebih rentan terkena penyakit.

Kekurangan tidur bisa menyebabkan seseorang mengalami gangguan kesehatan dalam jangka pendek. Bahkan untuk efek jangka panjangnya, seseorang yang kekurangan tidur di malam hari bisa menderita penyakit kronis hingga mengganggu kualitas hidup secara menyeluruh. Ini karena pada seseorang yang mengalami kekurangan tidur, otak tidak dapat beristirahat dan dipacu untuk terus bekerja terus menerus. Sehingga, otak tidak dapat kembali segar dan bisa menimbulkan kelelahan pada keesokan harinya.

Sumber 1: blogmazeer.com
Sumber 2: halosehat.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *